Koleksi Hotwheels yang menawan
Semua berjalan sesuai dengan perputaran roda kehidupan. Begitu pun mobil mainan beroda empat.Contohnya Matchbox yang begitu populer dikoleksi anak-anak pada tahun 70-an, sekarang sudah tidak terdengar luas, hanya tinggal pembicaraan pelan di kalangan kolektor setianya. Dan kini bergulir mainan mobil baru. Hot Wheels meluncur dengan gempita. Saat ini patut kita simak karena roda nasibnya sedang berputar ke atas.
Sekitar tahun 1970-an beredar mobil mainan bermerek Matchbox. Anak-anak begitu suka mengoleksinya. Mereka bangga jika di rumahnya terpajang puluhan sampai ratusan mobil-mobilan kecil itu. Matchbox waktu itu dengan mudah bisa dibeli di toko buku, tukang rokok, bahkan sampai pedagang kelontong. Tetapi pada tahun-tahun berikutnya, kegemaran mengoleksi mobil mainan itu hilang, sejalan dengan perjalanan usia anak-anak itu.
Tiba-tiba di penghujung tahun 2002, mobil mainan sejenis itu hadir dengan menggebrak. Bagaimana tak menggebrak, Hot Wheels datang ke Indonesia dengan sensasional. Mainan ini hadir dengan memecahkan rekor track (lintasan) terpanjang di Asia, yakni sepanjang 200 meter, November lalu. Prestasi ini tercatat di Museum Rekor Indonesia. Jenisnya mirip-mirip pendahulunya, namun yang ini bernama Hot Wheels.Meski mirip, tapi karakter keduanya berbeda. Yang terdahulu hanya sebagai benda koleksi dan yang satunya lagi selain bisa dijadikan koleksi, juga untuk balap. Sebetulnya kehadiran mainan ini di Indonesia sudah cukup lama, yakni sejak sekitar tahun 1996. Kehadirannya dibawa oleh komunitas tertentu saja.Semua jenis mobil-mobilan dan lintasan tersedia di sana. Bahkan jika ingin belajar dan bermain bersama, Hot Wheels menyediakan lintasan yang terpanjang di Asia. Begitu juga jika ingin bermain di lintasan fire ball longest time yakni lintasan berbentuk bulat.
Lebih Murah
Di luar negeri, orang sudah mengenal Hot Wheels sebagai sarana penyaluran hobi yang cukup kreatif. Banyak orang tua di sana merestui anak-anaknya untuk menggelutinya. Bagaimana di Indonesia? Demam Hot Wheels memang terasa begitu cepat.
Mainan unik ini karena tak butuh dana besar untuk memainkannya. Ketimbang Mini Yonku, di sini dikenal dengan istilah Tamiya, Hot Wheels tak bakal menyerap kantong habis-habisan. Saat berburu koleksi mobil Hot Wheels, kalau lagi beruntung kita bisa dapat edisi terbatas (limited edition). Untuk mendapat edisi terbatas ini memang tak mudah. Tidak di setiap gerai penjualan Hot Wheels bisa dijumpai mobil-mobil eksklusif ini. Untuk tahun 2002 ini, terbit 12 seri mobil yang tercatat sebagai barang koleksi. ”Harga jualnya sih sama (dengan mobil Hot Wheels biasa), sekitar 18.900 rupiah. Tapi ya itu tadi sangat sulit buat dapat barangnya.” Bagi para kolektor mainan, mobil edisi terbatas itu jadi incaran. Mobil ini tak dikeluarkan dari bungkusnya alias tak dimainkan. Lalu disimpan baik-baik agar jangan sampai bungkus karton itu rusak. ”Sedikit saja ujung karton ini terlipat, nilainya jadi anjlok.
Threasure HuntThreasure Hunt® ini hampir sama dengan dengan Hot Wheels lainnya meski TH memiliki corak khusus yaitu ban yang sama dengan HW basic cars. masih memakai ban plastik. Sedangkan Threasure Hunt$ ini adalah edisi yang sangat Spesial dari TH meski sama dengan TH yang disebutkan sebelumnya, namun bila kita jeli TH$ ini sudah memakai ban karet. tentu saja edisi ini sangat Super Limited, dan tentunya TH$ ini agak mahal daripada TH® yang bukan ban karet. Koleksi yang tentunya sangat berharga bagi yang mendapatkannya. Ciri khas yang paling mencolok dari TH ini adalah warna hijau pada karton pembungkusnya disisi kanan.

Sudah 40 Tahun
Di luar negeri Hot Wheels tak lebih sebagai penataletakan (display). Mainan ini digemari bukan saja oleh anak-anak tapi juga orang dewasa. Dalam menata letak, mereka tak sembarangan. Mereka membuatnya semenarik mungkin.Jadi faktor kreativitas pun menentukan tata letak itu bagus atau biasa-biasanya saja. Bentuknya bukan hanya miniatur mobil, tapi juga playset yakni rakitan untuk dibuat diorama bengkel, pom bensin, car wash, dan sebagainya. Sedang di Indonesia, menurut Sandi, selain untuk memenuhi kerinduan kolektor akan miniatur mobil, juga sedang dicoba untuk dilombakan.”Baru kita coba dan animo penggemarnya lumayan banyak. Untuk menentukan pemenangnya dilihat dari waktu tempuh tercepat di lintasan. Kami memakai stop watch,” katanya.Ajib adalah salah satu contoh penghobi yang sempat meraih gelar juara satu dan tiga untuk balapan Hot Wheels yang digelar beberapa bulan lalu. Lalu apa kunci kemenangan itu? Faktor pemilihan mobil sebagai andalan di atas lintasan amat berperan.
Ada beberapa tipe mobil yang memang tak punya kemampuan melesat dan unsur kestabilannya rendah. ”Untuk lomba, saya biasa pakai mobil tipe jet threat,” katanya.Mobil-mobilan Hot Wheels pertama kali diluncurkan pada tahun 1968. Mainan ini langsung dikenal sebagai mobil mainan tercepat dan segera merebut pasar mainan. Seri orisinalnya terdiri atas 16 model. Masing-masing model memiliki pilihan antara delapan sampai 14 warna yang berbeda.Lebih dari 30 tahun kemudian, merek ini sudah menjelma jadi merek ternama di dunia, bahkan telah meluaskan koleksinya hingga mencakup track set, accessories, playset, truck set, dan transformer car. Sedang untuk penggemar dewasa tersedia model mobil-mobil ternama dan Formula 1. Ada catatan menarik pada tahun 1977. Waktu itu, produksi Hot Wheels yang memakai roda bergaris merah dihentikan. Mulai saat itu semua model yang keluar memiliki roda berwarna hitam. Sangat sedikit model keluaran 1977 dengan roda merah yang bisa ditemukan. Akibatnya jenis ini merupakan salah satu model yang paling bernilai di mata kolektor.

2 komentar:
Selamat buat berdirinya Blog Indra...
Khas Indra Banget, hehehe
Keep Posting Bro !!!
HW, mau !!!!!
wanjeng keren koleksinya lu ndra mantep mantepppppppppppppppp
salam dkver
Poskan Komentar